SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA DAPAT BERMANFAAT

Sabtu, 31 Januari 2015

Tulislah Sesuatu !

     
       Menulis? Aku tidak tahu harus menulis apa? Tapi aku ingin sekali menulis sesuatu entah itu apa. Bingung? Itulah yang aku alami dalam mengawalinya. Kenapa? Kenapa sulit sekali untuk menulis sesuatu padahal itu hal termudah dilakukan bagi siapa pun. Mengapa tangan ini tidak segera bergerak menulis? Bukankah itu hal yang simple dilakukan hanya dengan menuangkan sebuah ide atau sesuatu yang selalu mengambang dalam pikiran dan hati. Sebuah tulisan itu  sangatlah penting, bagaimana tidak? Kalian bisa dikenang seseorang dengan tulisan kalian sendiri salah satunya. Pentingkan? Itulah sebuah tulisan. Kalian juga dapat menceritakan langsung atau ada seseorang yang dapat menceritakan kepada anak-anak dan bahkan sampai cucu-cucu kalian. “Ini nak, tulisan yang dulu ayah/ibumu tulis. Pelajarilah isinya agar bermanfaat untukmu.” Bisa juga “Ini cu, tulisan yang dulu kakek/nenekmu tulis. Pelajarilah isinya agar bermanfaat untukmu.”

     Menulis sesuatu dengan hanya sekedar coret-coret biasa itu berbeda, akan tetapi intinya sama. Mengungkapkan suatu hal yang terasa janggal dalam benak kalian. Ingin segera menuangkan hal yang janggal tersebut dalam sebuah tulisan atau coretan pena kalian, terus menulis, menyusun kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat bahkan paragraph. Apakah itu bisa di mengerti pembaca atau membuat bingung sendiri mereka? Itu pikirkan nanti saja, yang sekarang kalian pikirkan “Tulislah Sesuatu” lalu segera bergegaslah “Menulis”. Namanya juga kalian sedang belajar menulis, pasti di awal tidak terlalu bagus. Tapi jika kalian mau terampil terus menulis, lama-kelamaan akan bagus juga tulisan itu. Yang membuat bingung, aku ini akan menulis apa? Untuk siapa?  Dan untuk apa? Jika tulisan itu bisa membuat pembaca “Tahu, Mengerti dan Paham” akan sesuatu dan jadi lebih baik, maka teruslah menulis. Itulah yang di namakan bermanfaat tulisan kalian bagi orang lain.
     
       Sebuah tulisan juga perlu di revisi dengan adanya kritikan yang diberikan. Tetaplah optimis dan bangga dengan adanya kritikan tersebut, jangan pesimis dan menyerah begitu saja. Mulailah dari merangkai kata-kata seperti membuat pantun dan puisi kemudian menyusun kata-kata menjadi sebuah cerita seperti membuat cerpen dan novel. Awalilah mencari sebuah inti dari tulisan itu seperti pokok bahasan/ tema yang akan ditulis dan tulislah sesuatu dari tema tersebut. Sekarang kalian bisa segera menulis sesuatu. Gerakanlah pikiran, hati dan tangan kalian! Selamat Mencoba!

Shalawat Wasiat Mbah Umar


Wasiyate kyai umar maring kita                                                         
Mumpung sela ana dunya dha mempenga
Mempeng ngaji ilmu nafi’ sangu mati
Aja isin aja rikuh kudu ngaji

Dha ngajiha marang sedulur kang ngerti
Aja isin najan gurune mung bayi
Yen wus hasil entuk ilmu lakonana
Najan sithik nggonmu ‘amal dilanggengna

Aja ngasi gegojekan dedolanan
Rina wengi kabeh iku manut syetan
Ora kena kandha kasep sebab tuwa
Selagine durung becat sangka nyawa

Ayo kanca padha guyub lan rukunan
Aja ngasi pisah congkrah lan neng-nengan
Guyub rukun iku mara’ake rasa
Pisah congkrah lan neng-nengan iku dosa

Ing sa’rehne dhawuh rukun iku nyata
Ayo enggal dha nglakoni aja gela
Aja isin aja rikuh aja wedi
Kudu enggal dilakoni selak mati

Mula ayo bebarengan sekolaha
Mesti pinter dadi bocah kang utama
Budi pekertine becik serta tata
Woh-wohane bakal bekti marang wong tuwa

Ing sa’rehne dhawuh rukun iku nyata
Ayo enggal dilakoni aja gela
Ayo sekolah nyang Madrasah Al-Qur’an
Padha ngaji Qur’an ana Mangkuyudan

Cipt : KH. Ahmad Umar Abdul Mannan